WhatsApp Icon

DPRD PANGKEP SHARING PENDAPAT TERKAIT MEKANISME PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KANTOR BAZNAS PINRANG

21/05/2024  |  Penulis: HAMZAH

Bagikan:URL telah tercopy
DPRD PANGKEP SHARING PENDAPAT TERKAIT MEKANISME PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KANTOR BAZNAS PINRANG

Sharing Pendapat Komisi III DPRD Pangkep dengan BAZNAS Pinrang terkait penanggulangan kemiskinan

Baznas Pinrang - BAZNAS Kabupaten Pinrang kedatangan tamu dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) pada hari Selasa (21/05/2024) sekitar pukul 10.00 WITA. Kedatangan beliau dalam rangka sharing pendapat terkait mekanisme dalam penanggulangan kemiskinan.

Kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Pangkep tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi III bapak H. Muh. Arifin, SH, Sekretaris Komisi III bapak H. Muh. Tauhid, Anggota Komisi III bapak H. Najamuddin, bapak Suarman Natsir, dan bapak H. M. Kamil Fasih. Dan juga dihadiri beberapa utusan dari pemerintah daerah Kabupaten Pangkep.

Dalam sharing pendapat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pinrang bapak H. Muhammad Taiyeb, S.Pd.I menyampaikan bahwa “BAZNAS Kabupaten Pinrang selalu berkolaborasi dengan instansi-instansi yang ada di Kabupaten Pinrang dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Pinrang. Banyak program kerja di BAZNAS Pinrang yang turut membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan karena BAZNAS Pinrang menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Pinrang kepada masyarakat yang betul-betul berhak menerima”.

Lanjut beliau “saya teringat kata-kata dari mantan Bupati Pinrang bapak Alm. H. Andi Nawir Pasinringi, MP bahwa di Pinrang sebenarnya itu tidak ada orang yang miskin, yang ada hanya orang yang malas. Banyak usaha yang bisa dikerjakan di Pinrang, banyak orang luar yang masuk ke Pinrang untuk berdagang dan mereka sukses, hanya saja orang Pinrang banyak yang gengsinya tinggi dan malu untuk berjualan”.

Bapak Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pangkep H. Muh. Arifin, SH menerangkan bahwa “Pangkep sekarang ini termasuk urutan ke-24 masyarakat termiskin se-Sulawesi Selatan. Kalau diperhatikan banyak penduduk  Pangkep yang kerja di Perusahaan Semen Tonasa yang ada di Pangkep yang mana pendapatannya diatas UMR/UMK, juga banyak jamaah haji Pangkep yang masuk daftar tunggu sampai 34 Tahun, jadi darimana dikatakan masyarakat Pangkep termasuk masyarakat termiskin se-Sulsel”. Ia menambahkan “Angka kemiskinan yang tinggi di Kabupaten Pangkep perlu diadakan kolaborasi dengan instansi-instansi untuk pengkinian data yang sesuai dengan keadaan sebenarnya”.

Dari diskusi tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Pinrang bapak Drs. H. Hasanuddin Madina menjelaskan “terkait pengentasan kemiskinan ini sangat serius untuk kita tangani. Ada 2 sistem yang BAZNAS Pinrang lakukan untuk mendapatkan data masyarakat miskin yakni, yang pertama berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap Masjid dan yang ada di setiap kecamatan untuk mendapatkan data masyarakat miskin yang berhak diberikan bantuan, karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yang ada di lingkungannya jadi pasti mereka yang lebih tahu datanya. Cara yang kedua, BAZNAS Pinrang yang turun langsung ke masyarakat untuk melihat secara langsung apakah masyarakat tersebut berhak untuk dibantu atau tidak”.

BAZNAS Kabupaten Pinrang sangat senang atas kehadiran dan kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Pangkep di Kantor BAZNAS Kabupaten Pinrang.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pinrang.

Lihat Daftar Rekening →